Minggu, 27 Januari 2013

Tomcat Predator Yang Membantu Petani


Tomcat adalah serangga dari genus Paederus yang hidup di tanah dan lebih suka tempat yang lembab. Daerah persawahan merupakan habitat favorit serangga ini karena lembab dan terdapat banyak makanan yang berupa wereng coklat. Jadi, sebenarnya tomcat itu merupakan musuh alami hama wereng. Pada akhir musim hujan atau pada saat panen, padi diambil sehingga akan mengurangi populasi wereng. Hal ini tentunya akan mengganggu habitat tomcat karena makanannya berkurang.

Ketika akhir musim hujan, tomcat sudah dalam keadaan dewasa atau imago. Serangga ini akan terbang mencari makanan ke tempatlain ketika terganggu habitanya. Tomcat yang merupakan spesies serangga kumbang akan terbang untuk menemukan habitat baru. Tomcat tidak benar-benar menyengat dan menggigit. Namun, ketika terganggu, serangga ini akan mengeluarkan racun bernama paederin. Cairan ini menyebabkan kulit melepuh dan mengalami gatal-gatal. Cairan bisa keluar jika serangga ini dipencet.

Mangrove merupakan salah satu daerah habitat serangga tomcat karena lembab. Jika terganggu, serangga ini bisa terbang ke daerah sekitar dan menyerang. Jika hutan mangrove telah rusak, maka serangga ini akan terbang ke daerah lain untuk menemukan sebuah lingkungan baru.

Tomcat memiliki kepala hitam dan dada dan perut, oranye. Ukuran sekitar 1 cm dengan sayap yang tidak menutupi seluruh abdomen tomcat.Jika tomcat menempel di kulit, maka tidak perlu memukulnya. Serangga ini cukup disingkirkan dengan meniup atau menggunakan kertas. Jangan memencetnya karena racun paederinnya bisa keluar dan membuat kulit seperti melepuh.
 
semoga bermanfaat,,
salam Nasa

0 komentar:

Posting Komentar